Archive for June, 2007

My Life : Genesis “The Relieving Night”

Friday, June 15th, 2007

Malam itu memang bukan seperti malam yang
biasanya. Beberapa hari menjelang pengambilan hasil UN. Cahaya tesebut masih
ada dan nampak ketika saya menjalankan kegiatan saya seperti biasanya. Dan
malam yang biasa itu sangat menyenangkan bagi saya. Tapi saya tak begitu yakin
apakah kesenangan saya sesuatu yang semu atau benar – benar nyata. Beberapa
hari ini, cahaya tersebut nampak lain dari biasanya. Lebih redup dari biasanya
padahal saat itu saya tidak terlalu jauh dari cahaya tersebut.

 

Memang beberapa minggu terakhir ini akan
menjadi minggu yang melelahkan. Beberapa minggu terakhir di Medan. Saya masih
belum tahu apakah dalam beberapa minggu tersebut saya dapat meraih cahaya tersebut. Tepatnya meraih KEMBALI
cahaya tersebut. Memang terdapat suatu kelegaan yang luar biasa setelah malam
itu. Malam tanpa disinari bulan dan dipadati bintang.

 

Tapi apakah
kelegaan saya hanya berupa imajinasi saya belaka ?
Apakah kelegaan
saya sengaja diberikan ?
Apakah cahaya tersebut hanya memberikan sinar palsu ?
Sinar unutk
membuat saya lega ?

Jujur saja saya tidak tahu. Yang saya tahu,
malam itu cahaya tersebut menyinari saya dengan sinar yang penuh harapan. Dan
unutk itulah saya kembali bersemangat menjalani hidup saya. Untuk itulah saya
akan memanfaatkan beberapa minggu terakhir saya di sini dengan sebaik-baiknya.
Saya akan terus mengawasi cahaya tersebut setiap hari. Itulah tekad saya selama
beberapa minggu terakhir saya. Saya akan menggapainya jika Tuhan mengizinkan.
Sekali lagi…

Itulah tekad saya !

 

”Mengapa berat
ungkapkan cinta padahal ia ada ?

                                                   Mengapa sulit mengaku cinta padahal ia terasa ?”

TO BE CONTINUED .
. .

My Life : Genesis “The Beginning” - Part 2

Tuesday, June 12th, 2007

Sejak hari itu kehidupanku berubah 180 derajat…
Hmm… Hari-hari seperti ini tidak pernah sekalipun terlintas dalam benak saya…
Bangun! Mandi! Makan! Berleha-leha!
Tidak pernah sekalipun saya membayangkan hari-hari yang mengerikan seperti itu…
Saya melihat orang-orang di sekitar saya…
Banyak yang mereka lakukan, tidak seperti saya yang hanya tahu berleha-leha…
Lalu saya mencoba melakukan sesuatu, melakukan perubahan…
Hmm… Tampaknya langkahku tidak terlalu berhasil …
Kuingat kembali masa-masa dulu ketika sekolah…
Saat itu saya mendamba-dambakan suatu kebebasan…
Namun, apa yang terjadi setelah saya mendapatkan kebebasan itu ???
Saya semakin terjerumus !
Terjerumus dalam ruang gelap…
Tak dapat melihat apa-apa…
Kemudian saya teringat lagi cahaya yang pernah menjadi penuntunku…
Di dalam kegelapan tersebut, saya berusaha menemukan cahaya tersebut…
A ha!!! Akhirnya kutemukan cahaya tersebut…
Rupanya cahaya tersebut sudah jauh meninggalkan saya…
Beralih mencari peminat lain yang bersedia dituntun…
Lalu saya kembali berusaha menggapai titik cahaya tersebut…
Namun apa dayaku ???
Ketika aku mulai mendekatinya, cahaya itu pudar seketika…
Cahaya tersebut telah menemukan orang yang bersedia dituntunnya…
Hatiku hancur… Hancur seketika !!!
Saya ingin sekali kembali ke masa-masa dulu…
Masa-masa di mana cahaya itu masih bersinar terang menunggu saya…
Namun saat-saat seperti itu hanya tinggal kenangan…
Kenangan yang tak berarti…
Kenangan yang terbuang…
Kenangan yang tersisihkan…
Sesekali saya kembali…
Kembali melihat cahaya itu…
Dan saya yakin…
Suatu saat, saya akan merebut kembali cahaya itu…

TO BE CONTINUED . . .

My Life : Genesis “The Beginning” - Part 1

Sunday, June 10th, 2007

Beberapa bulan yang lalu

Saat itu saya masih di bangku sekolah…
Ketika itu, cahaya yang selama ini ingin kugapai, redup seketika…
Saat itu, saya kehilangan arah saya yang terkurung dalam kegelapan…
Namun tak lama, kulihat sebuah cahaya lagi…
Setitik cahaya kecil dalam kegelapan…
Kecil sekali, sangat kecil…
Kupikir itu adalah cahaya yang dulu ingin kugapai
Kupikir itu adalah cahaya yang dulu yang kembali bersinar…
Tapi, tunggu dulu !!!
Hmm… Ternyata cahaya itu merupakan cahaya yang baru…
Cahaya yang akan menuntun aku keluar dalam kegelapan ini…
Selangkah demi selangkah…
Saat itu saya belum berani berlari…
Dimulai dari merangkak, perlahan-lahan…
Saya berusaha menggapainya…
Tapi cahaya tersebut masih berupa sebuah titik…
Kuberanikan diri untuk berdiri sekarang…
Berjalan, selangkah demi selangkah…
Saat itu pula, UN dan UAS mendekat…
Konsentrasiku terhadap cahaya itu mulai pudar…
Selama satu bulan lebih saya tidak melangkah…
Hanya berjalan di tempat…
Seperti sepasukan pengibar bendera jalan di tempat…
Kemudian hari itu adalah hari terakhir UAS
Itulah hari yang dinantikan setiap anggota kelas XII…
Hmm… sepertinya baru satu hari saya menjalani kehidupan ini…
Hari itu, saya belum tersadar dari alam pikiran saya…
Dunia tepat berada di depan Saya !!!

TO BE CONTINUED…

My Life : Genesis “The Beginning” - Prologue

Saturday, June 9th, 2007

Pagi itu terasa bahagia…
Hasil jerih payah selama beberapa tahun terbayar sudah…
Ya!!! Hari terakhir UAS…
Itulah hari yang dinantikan setiap anggota kelas XII…
Hmm… sepertinya baru satu hari saya menjalani kehidupan ini…
Hari itu, saya belum tersadar dari alam pikiran saya…
Dunia tepat berada di depan Saya !!!

TO BE CONTINUED. . .