Archive for August, 2007

My Life : Genesis Finale “The Departure”

Wednesday, August 22nd, 2007

Medan, 23 Agustus 2007

11.27 WIb - Beberapa jam sebelum keberangkatan

Huh, ga terasa kalo sebentar lagi saya akan berangkat . . .

Tentu saja cepat atau lambat wakktu ini akan tiba. Tapi, alangkah baiknya kalau waktu berjalan lambat saja.
Saat-saat terakhir menikmati panasnya kota Medan tercinta. . . Bagaimana memanfaatkannya?
Saat ini saya hanya bisa berdiam di kamar. Meminta penyertaan Tuhan, menikmati saat2 terakhir di rumah…
haha sungguh aneh memang. . .
perasaan yang belum pernah saya rasakaan sebelumnya. . .
mau dibilang sedih, ya sepertinya tidak juga
mau dibilang senang, juga tidak. .  . semuanya bergabung menjadi perasaan yang sangat aneh . jujur saja saya tidak tahu bagaimana mendeskripsikannya..

Yang pasti saya sekarang sudah siap…
tinggal menunggu waktu datang menjemput. . .

Ada yang mengatakan, perasaan seseorang yang paling jujur adalah saat pertemuan dan perpisahan. . . saya benar2 merasakan hal itu. . . beberapa hari ini saya benar2 mengatakan apa yang belum pernah saya katakan..
sebuah perasaan murni dari hati. . . kepada setiap orang yang saya temui. . .
haha. . . aneh memang, tapi itulah dunia. . itulah kenyataan . . .

Sekilas bayangan tentang semua waktu yang sudah saya lewati selama 18 tahun ini pelan-pelan terurai. . . Bayangan yang tidak bisa dilupakan. . .
Sebuah kenangan terindah. . . bersama semua orang2 yang saya sayangi, , , hmm… kemudian kilas tirai bayangan itu kembali tertutup. . .
cukup sudah saya memikirkan bayangan tentang masa lalu. . . saatnya memikir ke depan. . . memikirkan apa langkah2 saya selanjutnya, , ,

goodbye to all my friends. . .
see u in the future when we met again…

"
Man’s feelings are always purest and most glowing in the hour of meeting and of farewell.  ~Jean Paul Richter"

TO BE CONTINUED . . .

My Life : Genesis “The Fire”

Thursday, August 16th, 2007

"teng2 teng2 teng2" - tiba2 suara orang mengetuk2 tiang listrik terdengar oleh telingaku yang masih tersadar. ..
saat itu waktu menunjukkan pukul 00.03
Instingku langsung bekerja. Bagaimana tidak? Suara seperti itu bak alarm di lingkungan kita. Pasti ada sesuatu yang terjadi, sahut batinku.

Dengan segera saya keluar dari kamar saya di lantai 3 dan langsung menuju teras dan . . .
Apa yang saya lihat? Kepulan asap mengepul dari sebuah pabrik, 3 rumah di sebelah rumah saya. Tak perlu diberitahu lagi, ada kebakaran!!!

dengan segera saya menuju kamar lagi dan membagunkan adik saya, membereskan barang2 yang masih bisa dibwa dan menuju ke lantai 2.
Rupanya seisi rumah sudah terbangun, mobil sudah keluar dari rumah, siap2 mengungsi ke tempat yang lebih aman.pukul 00.10 kami berangkat ke rumah sepupu saya yang kebetulan tidak begitu jauh.

Setelah menurunkan anggota keluarga yang lain, saya dan orang tua saya kembali ke lokasi kejadian. setibanya, api semakin besar 2-3 kali lipat, Tinggi api sudah mencapai 3 tingkat dan kepulan asap terus melambung tinggi ke angkasa.

Pemadaman lampu pun tak bisa dihindarkan, sementara itu kerja pemadam kebakaran sDsc00409angat tidak efektif. setelah bertarung hingga hampir pukul dua, api masih menggeliat dan mulai memakan korban di sebelahnya. wow, dua rumah menuju rumah saya. Tidak bisa dibiarkan. Tiba2 muncul sebuah ide untuk menghidupkan genset di rumah saya dan dengan memakai selang dan ember, berbondong2 beberapa orang menuju lantai 3 dan mulai melakukan pemadaman dari atas.

Hal ini sungguh membuahkan hasil dan melegakan. Kira-kira pukul 03.00 api mulai reda dan pukul 04.00 tinggal bara2 yang tersisa. sungguh beruntung dan tentunya saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas kejadian ini. Di setiap kejadian pasti ada pelajaran yang dapat dipetik.

Sebenarnya pabrik tersebut sudah beberapa kali membuat shockteraphy bagi warga setempat. Cuma, saat itu masih dapat diantisipasi dengan mudah. Dan untuk kejadian semalam, api sudah terlanjur membesar saat diketahui adanya kebakaran dan benar2 kejadian paling menegangkan selama 18 tahun hidup saya.

Akhirnya, kebakaran tersebut memakan korban 1 rumah di sebelah kiri dan 3 rumah di sebelah kanan. Yang pasti, untungnya rumah di sekitar terbuat dari dinding beton, sehingga sangat sulit bagi api untuk merembes ke rumah-rumah berikutnya. . .

Saya juga sempat merekam kejadian tersebut selama +/- 30s pada saat waktu menunjukkan pukul 00.47.
http://www.youtube.com/watch?v=F0bMeJsJw3Y

"Do not be awe struck by other people and try to copy them. Nobody
            can be you as efficiently as you can.
" -
Norman Vincent Peale

My Life : Side Story “The Independence Day”

Wednesday, August 15th, 2007

pagi bBenderaerganti siang, siang berganti malam.  . .
tak terasa 17 Agustus sudah sangat dekat. . .
17 Agustus 1945, hari Kemerdekaan RI
17 Agustus 2007, peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-62. . .
tak terasa sudah 62 tahun Indonesia merdeka. . .
ya, memang tak terasa. . . soalnya bagaimana merasakan? saya saja baru hidup selama 18 tahun. . .
mungkin ada nenek atau kakek kita yang benar-benar merasakan 62 tahun kemerdekaan republik ini. .
tentu mereka akan merasa Indonesia yang sekarang lain dengan Indonesia yang dulu mulai dari fisik sampai mentalnya. . .
tapi tidak usah kita membahas itu. . . toh dibahas pun tak ada ujungnya. . .
seberapa pentingkah 17 AGustus ini bagi kebanyakan orang Indonesia?
mungkin ada bilang ini ajang mendapat banyak hadiah, mungkin ada yang menganggap 17Agustus tak ada bedanya dengan hari libur nasional lainnya. ..
saya  sendiri yang kebetulan merupakan tim Paskibra di sekolah saya pada tahun 2006/2007 , sebelum bergabung dengann tim tersebut saya hanya menganggap 17 AGustus sebgai hari libur biasa saja. . .
Hari dimana tak bersekolah,bebas,bermain seharian. . .
Cara berPicture1pikir tersebutlah yang saya punya selama 16 tAHUN pertama hidup saya. . .
tapi, semenjak saya masuk ke dalam tim dalam sekolah saya, semenjak saya menjalani upacara hari senin dengan serius, semenjak saya belajar menghayati bendera yang naik perlahan-lahan ke ujung tiang, semenjak saya mencoba memahami isi lagu Indonesia Raya. . .
pikiran saya berubah, betapa pentingnya 17AGustus itu. . .
bgaimana dengan adanya hari tersebut, kita diingatkan terus setiap tahun untuk berbenah diri. . .
untuk memperbaiki diri kita menjadi lebih baik lagi. . .
kalau 220juta pendduduk Indonesia menyadari pentingnya hal tersebut, tentunya Indonesia akan lebih baik lagi. . .
bayangkan saja 220juta orang yang tiap tahun berusaha menjadi yang lebih baik , berusaha membuat negara ini maju, tentu hal yang hanya bisa diangan. . .

Semakin dekatnya 17AGustus juga berart  dekatnya hari keberangkatan saya
saat ini banyak perasaan bercampur aduk menjadi satu. . .
suka duka bercampur menjadi satu. . .
masih ada sesuatu yang masih menjanggal saya di Medan ini dan belum saya selesaikan
saya berharap dapat melepaskan beban tersebut sebelum saya pergi. . .
ya. . . saya cuma bisa berdoa meminta bimbinganNya. . .
moga-moga  saja beban ini dapt terselesaikan dengan lancar. .

mengenai keberangkatan, sebenarnya persiapan saya baru selesai 70%. . .
masih banyak hal yang belum saya kerjakan termasuk menyelesaikan beban tersebut.  .  .
haha. . . toh masih 1 Minggu. . .
bisa-bisanya saya bilang begitu, padahal saya tahu waktu berjalan sangat cepat. . .
ketika kita melewati suatu ruang waktu, kadang kita berpikir untuk dapat kembali lagi. . .
emangnya kita Hiro? andaikan saja itu benar-benar bisa terjadi.  . . hmm. . .
. . .

"Jangan pernah bertanya apakah yang telah negara lakukan untuk saya,

tapi bertanyalah apa yang telah saya lakukan untuk negara." - J.F.K.

TO BE CONTINUED .
. .