My Life : Genesis Finale “The Departure”

Medan, 23 Agustus 2007

11.27 WIb - Beberapa jam sebelum keberangkatan

Huh, ga terasa kalo sebentar lagi saya akan berangkat . . .

Tentu saja cepat atau lambat wakktu ini akan tiba. Tapi, alangkah baiknya kalau waktu berjalan lambat saja.
Saat-saat terakhir menikmati panasnya kota Medan tercinta. . . Bagaimana memanfaatkannya?
Saat ini saya hanya bisa berdiam di kamar. Meminta penyertaan Tuhan, menikmati saat2 terakhir di rumah…
haha sungguh aneh memang. . .
perasaan yang belum pernah saya rasakaan sebelumnya. . .
mau dibilang sedih, ya sepertinya tidak juga
mau dibilang senang, juga tidak. .  . semuanya bergabung menjadi perasaan yang sangat aneh . jujur saja saya tidak tahu bagaimana mendeskripsikannya..

Yang pasti saya sekarang sudah siap…
tinggal menunggu waktu datang menjemput. . .

Ada yang mengatakan, perasaan seseorang yang paling jujur adalah saat pertemuan dan perpisahan. . . saya benar2 merasakan hal itu. . . beberapa hari ini saya benar2 mengatakan apa yang belum pernah saya katakan..
sebuah perasaan murni dari hati. . . kepada setiap orang yang saya temui. . .
haha. . . aneh memang, tapi itulah dunia. . itulah kenyataan . . .

Sekilas bayangan tentang semua waktu yang sudah saya lewati selama 18 tahun ini pelan-pelan terurai. . . Bayangan yang tidak bisa dilupakan. . .
Sebuah kenangan terindah. . . bersama semua orang2 yang saya sayangi, , , hmm… kemudian kilas tirai bayangan itu kembali tertutup. . .
cukup sudah saya memikirkan bayangan tentang masa lalu. . . saatnya memikir ke depan. . . memikirkan apa langkah2 saya selanjutnya, , ,

goodbye to all my friends. . .
see u in the future when we met again…

"
Man’s feelings are always purest and most glowing in the hour of meeting and of farewell.  ~Jean Paul Richter"

TO BE CONTINUED . . .

Leave a Reply