My Life : Genesis “The Fire”

"teng2 teng2 teng2" - tiba2 suara orang mengetuk2 tiang listrik terdengar oleh telingaku yang masih tersadar. ..
saat itu waktu menunjukkan pukul 00.03
Instingku langsung bekerja. Bagaimana tidak? Suara seperti itu bak alarm di lingkungan kita. Pasti ada sesuatu yang terjadi, sahut batinku.

Dengan segera saya keluar dari kamar saya di lantai 3 dan langsung menuju teras dan . . .
Apa yang saya lihat? Kepulan asap mengepul dari sebuah pabrik, 3 rumah di sebelah rumah saya. Tak perlu diberitahu lagi, ada kebakaran!!!

dengan segera saya menuju kamar lagi dan membagunkan adik saya, membereskan barang2 yang masih bisa dibwa dan menuju ke lantai 2.
Rupanya seisi rumah sudah terbangun, mobil sudah keluar dari rumah, siap2 mengungsi ke tempat yang lebih aman.pukul 00.10 kami berangkat ke rumah sepupu saya yang kebetulan tidak begitu jauh.

Setelah menurunkan anggota keluarga yang lain, saya dan orang tua saya kembali ke lokasi kejadian. setibanya, api semakin besar 2-3 kali lipat, Tinggi api sudah mencapai 3 tingkat dan kepulan asap terus melambung tinggi ke angkasa.

Pemadaman lampu pun tak bisa dihindarkan, sementara itu kerja pemadam kebakaran sDsc00409angat tidak efektif. setelah bertarung hingga hampir pukul dua, api masih menggeliat dan mulai memakan korban di sebelahnya. wow, dua rumah menuju rumah saya. Tidak bisa dibiarkan. Tiba2 muncul sebuah ide untuk menghidupkan genset di rumah saya dan dengan memakai selang dan ember, berbondong2 beberapa orang menuju lantai 3 dan mulai melakukan pemadaman dari atas.

Hal ini sungguh membuahkan hasil dan melegakan. Kira-kira pukul 03.00 api mulai reda dan pukul 04.00 tinggal bara2 yang tersisa. sungguh beruntung dan tentunya saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas kejadian ini. Di setiap kejadian pasti ada pelajaran yang dapat dipetik.

Sebenarnya pabrik tersebut sudah beberapa kali membuat shockteraphy bagi warga setempat. Cuma, saat itu masih dapat diantisipasi dengan mudah. Dan untuk kejadian semalam, api sudah terlanjur membesar saat diketahui adanya kebakaran dan benar2 kejadian paling menegangkan selama 18 tahun hidup saya.

Akhirnya, kebakaran tersebut memakan korban 1 rumah di sebelah kiri dan 3 rumah di sebelah kanan. Yang pasti, untungnya rumah di sekitar terbuat dari dinding beton, sehingga sangat sulit bagi api untuk merembes ke rumah-rumah berikutnya. . .

Saya juga sempat merekam kejadian tersebut selama +/- 30s pada saat waktu menunjukkan pukul 00.47.
http://www.youtube.com/watch?v=F0bMeJsJw3Y

"Do not be awe struck by other people and try to copy them. Nobody
            can be you as efficiently as you can.
" -
Norman Vincent Peale

Leave a Reply