My Life : Exodus “The Reflection”

"Apakah ada cara untuk membuat setiap orang dunia ini bahagia?"
Pertanyaan yang saya dengar ini sungguh sulit dijawab.  Ketika saya menanyakan
hal ini kepada seseorang, dia menjawab "Tidak ada cara untuk membuat seluruh
orang di dunia ini bahagia. Yang satu akan bahagia sedangkan yang lain akan
merana. Yang satu akan menjadi penguasa sedangkan yang lain hanya pelayan" Kalau
begitu, coba kita pikirkan posisi apa yang kita inginkan kalau di dunia ini
hanya ada dua pilhan ? "Penguasa" atau "pelayan" ?

Kalau di dunia ini hanya benar2 ada dua pilihan seperti di atas,  saya pasti
akan memilih pilihan pertama. Dan jika setiap orang berpikiran sama, maka apa
yang terjadi? Setiap orang saling berebut untuk menjadi penguasa dan akhirnya
terjadi saling benci, saling tipu, saling hantam, bahkan saling bunuh. Inilah
dunia kita sekarang. Dunia yang kita hidupi.

Kembali ketika saya menanyakan pada anak kecil yang polos, yang masih murni
dan jujur. Apa yang dia jawab? Sungguh menggugah hati dan masuk akal. "Setiap
orang hanya perlu saling berbagi, tidak ada yang perlu saling berebut, saling
menipu, maka semua orang akan bahagia" - Dan untuk menjadi seperti itu, setiap
kita harus mempunyai hati sebagai seorang "pelayan".

Setiap orang hanya perlu berpikir untuk menjadi pelayan dan hanya melayani
satu orang yaitu Bapa di sorga. Hidup saling berbagi dan menganggap satu sama
lain sebagai keluarga. HIdup sama-sama sebagai seorang pelayan. Apa yang mau
diperebutkan sebagai sesama pelayan? Apa yang mau diambil dari sesama pelayan?
Dengan mindset seperti itu, tidaklah tidak mungkin membuat dunia ini lebih baik
lagi sebgai tempat yang layak untuk ditinggali.

Mari kita sama2 hidup sebagai seorang pelayan. Hidup sebagai keluarga….

"Apakah ada cara untuk membuat setiap orang di dunia ini
bahagia?"

Leave a Reply