My Life : Exodus “The Love II”

October 15th, 2007 by zag89

KAULAH SEGALANYA BAGIKU

Tuhan Yesus

Saat aku MENYUKAI seorang TEMAN

Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah AKHIR

Sehingga aku tetap bersama YANG TAK PERNAH BERAKHIR

Tuhan Yesus

Ketika aku MERINDUKAN seorang KEKASIH

RINDUkanlah aku kepada dia yang RINDU CINTA SEJATIMU

Agar keRINDUanku terhadap-Mu semakin BERTAMBAH

Tuhan Yesus

Jika aku hendak MENCINTAI seseorang

Temukanlah aku dengan orang yang MENCINTAIMU

Agar bertambah KUAT CINTAKU padaMU

Tuhan Yesus

Ketika aku sedang JATUH CINTA

Jagalah CINTA itu

Agar tidak meLEBIHi cintaku PADAMU

Tuhan Yesus

Ketika aku berucap AKU JUGA CINTA PADAMU

Biarlah kukatakan kepada yang HATINYA TERPAUT padaMU

Agar aku TAK JATUH dalam CINTA yang bukan KARENAMU

Tuhan Yesus

Ketika aku berirkrar AKU AKAN SETIA sampai maut memisahkan Biarlah kuNYATAkan kepada dia yang MENGGENAPKAN visiMu atas hidupku

MENCINTAI seseorang BUKANLAH APA APA

DICINTAI seseorang adalah SESUATU

DICINTAI oleh orang yang KAU CINTAI sangatlah BERARTI

Tapi lebih dari yang itu ingatlah

DICINTAI oleh SANG PENCIPTA adalah SEGALANYA

Miliki kerinduan untuk MENCINTAI YESUS lebih

Dari SEGALA yang ada padamu

TETAP SETIA sampai pada akhirnya

Aku .. Untuk.. Kamu

Sumber: The Unknown Author

"There’s someone out there who will love you and think the world of you. Someday you will find that person."

My Life : Exodus “The Love I”

October 13th, 2007 by zag89

LOVE

Jika kita mencintai seseorang, kita akan
senantiasa mendoakannya
walaupun dia tidak berada disisi kita. Tuhan
memberi kita dua kaki untuk
berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga
untuk mendengar dan dua
mata untuk melihat. Tetapi mengapa tuhan
menganugerahkan sekeping hati
pada kita? Karena tuhan telah memberikan
sekeping hati pada seseorang
untuk kita mencari,Itulah namanya CInta!!!

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika
kamu masih mau
mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu
masih mau mencoba. Jangan
sesekali menyerah jika kamu masih merasa
sanggup. Jangan sesekali
mengatakan kamu tidak mencintainya jika kamu
masih tidak dapat
melupakannya.

Cinta datang kepada orang yang masih
mempunyai harapan walaupun mereka
telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih
percaya ,walaupun mereka
telah dikhianati.Kepada mereka yang masih ingin
mencintai walaupun
mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada
mereka yang mempunyai
keberanian dan keyakinan untuk membangun
kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata CINTA pada orang yang
tersayang sehingga dia
meninggal dunia, lantaran akhirnya kamu terpaksa
catatkan kata-kata
cinta itu pada pusara nya.

Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang
tersimpan dibenakmu itu sekarang
selagi ada hayatnya. Mungkin Tuhan
menginginkan kita bertemu dengan
orang yang tidak tepat sebelum bertemu dengan
orang yang tepat.Kita akan
tahu betapa berharganya anugerah tersebut.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu
menjadi emas, keruh
menjadi bening, sakit menjadi sembuh dan
kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang
tidak mencintaimu, Tetapi
lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang
dan kamu tidak pernah
memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu
kepadanya.

Hal yang paling menyedihkan dalam hidup adalah
ketika kita bertemu
dengan seseorang dan orang itu sangat berarti
bagimu. Hanya untuk
menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak
berarti dan kamu harus
membiarkanya pergi. Cinta adalah keabadian dan
Kenangan adalah hal
terindah yang pernah dialami.
Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga
memang mudah. Tapi untuk
dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang
sukar diperoleh

SEANDAINYA HADIRNYA CINTA UNTUK
MENGECEWAKAN
LEBIH BAIK CINTA ITU TAKKAN PERNAH HADIR.

Disuatu hari nanti kau akan datang dan bertanya
apa yang lebih penting
menurut aku.: diriku atau nyawamu.dan aku akan
mengatakan Nyawaku lebih
Penting dan kau pun berlalu dengan penuh
kekecewaan tanpa pernah kau
sadari bahwa kaulah nyawaku.
Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir
seseorang sejam untuk
menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai
seseorang, tetapi
dibutuhkan waktu seumur hidup untuk
melupakannya.

From : The Unknown Author

Cinta Itu dimulai dengan senyuman, tumbuh dengan dekapan dan seringkali berakhir dengan airmata

My Life : Exodus “The Prologue”

September 12th, 2007 by zag89

The episode started on 11 September 2007
My 18th bday….
and the story begin…

Nanti
satu malam kumenanti
menanti dikau hadir
apa daya tanpa balas
sampai terbaring di pembaringan

sekejap kuberdiri di padang
tak berujung tak berpangkal
kumasih menanti dikau
walau siang berganti malam

kuberdiri dalam kegelapan
kedinginan ku menantimu
walau waktu hampir tiba
dikau masih belum terlihat

ketika kuterlamun dalam gelap
sampai asa putus sudah
sinar menderang hadir dalam gelap
berkelip terang di hadapanku

asa putus telah tersambung
ku hanya berdiri dan termangun
walau sinar semakin terang
datang ketika waktu tiba

diiringi oleh nyanyian  merdu
harap juga keluar dari benakmu
bagai malaikat turun ke bumi
membagi berkat mendulang kasih

harapmu telah kutrima
terima kasih juga sudah kuberi
saat ingin mengucap salam
gelap hilang berganti terang

sinar hilang dalam terang
tak berdaya kudibuat
walaupun hanya sekedar mimpi
penantianku tidaklah sia-sia

12/9/07
zag
4 sum1 who ve made my bday so special

In
attempts to improve your character, know what is in your power and what is
beyond it (Francis Thompson)

TO BE CONTINUED…

My Life : Genesis Finale “The Arrival”

September 9th, 2007 by zag89

Setelah menempuh perjalanan pesawat selama 2jam 15menit, akhirnya saya sampai juga di Bandara Soekarno Hatta… Jemputan saya pun sudah menunggu dan malam itu, tidak ada yang dapat diceritakan..

Malam yang pendek dan melelahkan…

esoknya, saya langsung berangkat menuju kampus untuk mengurus administrasi dan mencari tempat kos… Karena sudah akhir bulan, sangat susah untuk mencari tempat kos..
dan akhirnya saya menemukan satu tempat, agak jauh dari kampus dan besoknya saya langsung pindah ke sana…

Tgl 27-30, saya mengikuti kegiatan POM di kampus dari pagi hingga sore.. kegiatan yang lumayan membosankan dan melelahkan…

Benar2 tidak ada yang bisa diceritakan di sini…

Kemudian pada tgl 1 September, diadakan acara inaugurasi yaitu upacara pelantikan mahasiswa baru di JCC…
Luar bIasa!!! hanya itu yang bisa saya sampaikan…

acara yang cukup panjang ini, cukup menguras energi…  jam4 pagi sudah harus bangun kemudian berangkat kira2 pukul 6 dan kemudian acra berlangsung sampai jam1 kemudian makan, dll.. akhirnya sampai ke kos kira2 jam4 ..sugguh melelahkan…
apa daya? huh…

tulisan terakhir ini sungguh saya tulis dengan perasaan tidak menggairahkan… tapi, saya harus menyelesaikan tulsan ini untuk dapat menyambung cerita kehidupan saya…
Akhir kata, tgl3 , kegiatan perkuliahan sudah dimulai…
lembaran baru juga segera dibuka…
tapi saya tidak gentar.. maju terus!!!!
New Life, New Community, New Behavior!!!!

"Winners never quit and quitters never win."  –Vince Lombardi

THE END

My Life : Genesis Finale “The Departure”

August 22nd, 2007 by zag89

Medan, 23 Agustus 2007

11.27 WIb - Beberapa jam sebelum keberangkatan

Huh, ga terasa kalo sebentar lagi saya akan berangkat . . .

Tentu saja cepat atau lambat wakktu ini akan tiba. Tapi, alangkah baiknya kalau waktu berjalan lambat saja.
Saat-saat terakhir menikmati panasnya kota Medan tercinta. . . Bagaimana memanfaatkannya?
Saat ini saya hanya bisa berdiam di kamar. Meminta penyertaan Tuhan, menikmati saat2 terakhir di rumah…
haha sungguh aneh memang. . .
perasaan yang belum pernah saya rasakaan sebelumnya. . .
mau dibilang sedih, ya sepertinya tidak juga
mau dibilang senang, juga tidak. .  . semuanya bergabung menjadi perasaan yang sangat aneh . jujur saja saya tidak tahu bagaimana mendeskripsikannya..

Yang pasti saya sekarang sudah siap…
tinggal menunggu waktu datang menjemput. . .

Ada yang mengatakan, perasaan seseorang yang paling jujur adalah saat pertemuan dan perpisahan. . . saya benar2 merasakan hal itu. . . beberapa hari ini saya benar2 mengatakan apa yang belum pernah saya katakan..
sebuah perasaan murni dari hati. . . kepada setiap orang yang saya temui. . .
haha. . . aneh memang, tapi itulah dunia. . itulah kenyataan . . .

Sekilas bayangan tentang semua waktu yang sudah saya lewati selama 18 tahun ini pelan-pelan terurai. . . Bayangan yang tidak bisa dilupakan. . .
Sebuah kenangan terindah. . . bersama semua orang2 yang saya sayangi, , , hmm… kemudian kilas tirai bayangan itu kembali tertutup. . .
cukup sudah saya memikirkan bayangan tentang masa lalu. . . saatnya memikir ke depan. . . memikirkan apa langkah2 saya selanjutnya, , ,

goodbye to all my friends. . .
see u in the future when we met again…

"
Man’s feelings are always purest and most glowing in the hour of meeting and of farewell.  ~Jean Paul Richter"

TO BE CONTINUED . . .

My Life : Genesis “The Fire”

August 16th, 2007 by zag89

"teng2 teng2 teng2" - tiba2 suara orang mengetuk2 tiang listrik terdengar oleh telingaku yang masih tersadar. ..
saat itu waktu menunjukkan pukul 00.03
Instingku langsung bekerja. Bagaimana tidak? Suara seperti itu bak alarm di lingkungan kita. Pasti ada sesuatu yang terjadi, sahut batinku.

Dengan segera saya keluar dari kamar saya di lantai 3 dan langsung menuju teras dan . . .
Apa yang saya lihat? Kepulan asap mengepul dari sebuah pabrik, 3 rumah di sebelah rumah saya. Tak perlu diberitahu lagi, ada kebakaran!!!

dengan segera saya menuju kamar lagi dan membagunkan adik saya, membereskan barang2 yang masih bisa dibwa dan menuju ke lantai 2.
Rupanya seisi rumah sudah terbangun, mobil sudah keluar dari rumah, siap2 mengungsi ke tempat yang lebih aman.pukul 00.10 kami berangkat ke rumah sepupu saya yang kebetulan tidak begitu jauh.

Setelah menurunkan anggota keluarga yang lain, saya dan orang tua saya kembali ke lokasi kejadian. setibanya, api semakin besar 2-3 kali lipat, Tinggi api sudah mencapai 3 tingkat dan kepulan asap terus melambung tinggi ke angkasa.

Pemadaman lampu pun tak bisa dihindarkan, sementara itu kerja pemadam kebakaran sDsc00409angat tidak efektif. setelah bertarung hingga hampir pukul dua, api masih menggeliat dan mulai memakan korban di sebelahnya. wow, dua rumah menuju rumah saya. Tidak bisa dibiarkan. Tiba2 muncul sebuah ide untuk menghidupkan genset di rumah saya dan dengan memakai selang dan ember, berbondong2 beberapa orang menuju lantai 3 dan mulai melakukan pemadaman dari atas.

Hal ini sungguh membuahkan hasil dan melegakan. Kira-kira pukul 03.00 api mulai reda dan pukul 04.00 tinggal bara2 yang tersisa. sungguh beruntung dan tentunya saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas kejadian ini. Di setiap kejadian pasti ada pelajaran yang dapat dipetik.

Sebenarnya pabrik tersebut sudah beberapa kali membuat shockteraphy bagi warga setempat. Cuma, saat itu masih dapat diantisipasi dengan mudah. Dan untuk kejadian semalam, api sudah terlanjur membesar saat diketahui adanya kebakaran dan benar2 kejadian paling menegangkan selama 18 tahun hidup saya.

Akhirnya, kebakaran tersebut memakan korban 1 rumah di sebelah kiri dan 3 rumah di sebelah kanan. Yang pasti, untungnya rumah di sekitar terbuat dari dinding beton, sehingga sangat sulit bagi api untuk merembes ke rumah-rumah berikutnya. . .

Saya juga sempat merekam kejadian tersebut selama +/- 30s pada saat waktu menunjukkan pukul 00.47.
http://www.youtube.com/watch?v=F0bMeJsJw3Y

"Do not be awe struck by other people and try to copy them. Nobody
            can be you as efficiently as you can.
" -
Norman Vincent Peale

My Life : Side Story “The Independence Day”

August 15th, 2007 by zag89

pagi bBenderaerganti siang, siang berganti malam.  . .
tak terasa 17 Agustus sudah sangat dekat. . .
17 Agustus 1945, hari Kemerdekaan RI
17 Agustus 2007, peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-62. . .
tak terasa sudah 62 tahun Indonesia merdeka. . .
ya, memang tak terasa. . . soalnya bagaimana merasakan? saya saja baru hidup selama 18 tahun. . .
mungkin ada nenek atau kakek kita yang benar-benar merasakan 62 tahun kemerdekaan republik ini. .
tentu mereka akan merasa Indonesia yang sekarang lain dengan Indonesia yang dulu mulai dari fisik sampai mentalnya. . .
tapi tidak usah kita membahas itu. . . toh dibahas pun tak ada ujungnya. . .
seberapa pentingkah 17 AGustus ini bagi kebanyakan orang Indonesia?
mungkin ada bilang ini ajang mendapat banyak hadiah, mungkin ada yang menganggap 17Agustus tak ada bedanya dengan hari libur nasional lainnya. ..
saya  sendiri yang kebetulan merupakan tim Paskibra di sekolah saya pada tahun 2006/2007 , sebelum bergabung dengann tim tersebut saya hanya menganggap 17 AGustus sebgai hari libur biasa saja. . .
Hari dimana tak bersekolah,bebas,bermain seharian. . .
Cara berPicture1pikir tersebutlah yang saya punya selama 16 tAHUN pertama hidup saya. . .
tapi, semenjak saya masuk ke dalam tim dalam sekolah saya, semenjak saya menjalani upacara hari senin dengan serius, semenjak saya belajar menghayati bendera yang naik perlahan-lahan ke ujung tiang, semenjak saya mencoba memahami isi lagu Indonesia Raya. . .
pikiran saya berubah, betapa pentingnya 17AGustus itu. . .
bgaimana dengan adanya hari tersebut, kita diingatkan terus setiap tahun untuk berbenah diri. . .
untuk memperbaiki diri kita menjadi lebih baik lagi. . .
kalau 220juta pendduduk Indonesia menyadari pentingnya hal tersebut, tentunya Indonesia akan lebih baik lagi. . .
bayangkan saja 220juta orang yang tiap tahun berusaha menjadi yang lebih baik , berusaha membuat negara ini maju, tentu hal yang hanya bisa diangan. . .

Semakin dekatnya 17AGustus juga berart  dekatnya hari keberangkatan saya
saat ini banyak perasaan bercampur aduk menjadi satu. . .
suka duka bercampur menjadi satu. . .
masih ada sesuatu yang masih menjanggal saya di Medan ini dan belum saya selesaikan
saya berharap dapat melepaskan beban tersebut sebelum saya pergi. . .
ya. . . saya cuma bisa berdoa meminta bimbinganNya. . .
moga-moga  saja beban ini dapt terselesaikan dengan lancar. .

mengenai keberangkatan, sebenarnya persiapan saya baru selesai 70%. . .
masih banyak hal yang belum saya kerjakan termasuk menyelesaikan beban tersebut.  .  .
haha. . . toh masih 1 Minggu. . .
bisa-bisanya saya bilang begitu, padahal saya tahu waktu berjalan sangat cepat. . .
ketika kita melewati suatu ruang waktu, kadang kita berpikir untuk dapat kembali lagi. . .
emangnya kita Hiro? andaikan saja itu benar-benar bisa terjadi.  . . hmm. . .
. . .

"Jangan pernah bertanya apakah yang telah negara lakukan untuk saya,

tapi bertanyalah apa yang telah saya lakukan untuk negara." - J.F.K.

TO BE CONTINUED .
. .

 

My Life : Genesis “The Path”

July 22nd, 2007 by zag89

Capek-capek… Gw banget tuh skarang. Dua minggu terakhir ni naek turun Berastagi dua kali… Tapi juz have fun aja la…
Ga disangka dalam waktu beberapa minggu ke depan banyak teman gw  yang uda mo ninggalin Medan… Aha, termasuk gw sendiri…
Apa daya? Ini semua memang harus terjadi… Kalau tidak, ini bukan hidup namanya…
Jujur aja perencanaan gw masih mentah banget, blom stengah matang apalagi matang…
Smuanya masih berupa sketsa-sketsa di dalam fantasi saya…
Tapi biarlah ini semua terjadi.. Toh rencana yang sudah matang saja kadang masih bisa berubah…
Meskipun begitu, saya tahu kalau saya tidak boleh mengikuti arus begitu saja…

Soal-menyoal mengikut arus… ah, kadang memang enak kalau kita tinggal menjalani hidup tanpa memikirkan apapun…
Tapi, skali lagi… Ini hidup, man… ga ada yang serba mudah…
Benar-benar keras !!!
Itulah pengalaman yang saya dapat… Walau sedikit tapi berharga dan dapat menjadi sampel buat kehidupan saya selanjutnya…

Akhir-akhir ini memang muncul khayalan-khayalan tingkat tinggi tentang bagaimana kehidupan saya selanjutnya…
Sewaktu kuliah… Tahun pertama, kedua, dstnya…
Bagaimana keadaan dunia setelah tamat??
Atau mungkin dunia akan kiamat sebelum saya tamat…
Ow.. tentu saja khayalan tidak akan pernah sama dengan apa yang akan terjadi nantinya…

Okay, lupakan tentang berkhayal…
Skarang gw cuma bisa lakuin yang terbaek… Untuk ke depannya gw masih butuh dukungan orang di sekitar gw mulai dari keluarga sampai teman n terutama Tuhan..

"Even the smallest action can have the BIGGEST impact in someone’s life"

TO BE CONTINUED .
. .

My Life : Genesis “The Decision”

July 3rd, 2007 by zag89

Hmm….. Beberapa minggu terakhir ini saya
benar-benar capek. Banyak kegiatan yang benar – benar menguras stamina . Selain
itu putusnya aliran listrik tiga kali sehari bukanlah solusi untuk menutupi
kecapekan saya dan malah menambahnya. Bagaimana tidak? Saya harus memaksa diri
saya tidur pada malam hari dengan suhu yang benar-benar panas. Tapi apa daya begitulah keadaan kota Medan
sekarang.

 

Kembali lagi ke beberapa hari terakhir…
Saya menemukan sesuatu yang sangat membantu saya dalam mendalami apa yang sudah
lama ingin kudalami. Beberapa hari terakhir saya benar-benar merasakan apa itu
kejaiban yang sudah lama saya abaikan. Dan berkat itu saya kembali lagi ke
jalur yang pernah saya tempuh sebelumnya.

 

Bicara tentang cahaya yang sedang saya
amati, tidak ada perubahan yang berarti. Cuma saya terus berusaha mendapatkan
cahaya tersebut. Saya akui benar-benar susah jalan yang harus ditempuh.
Berbagai arus besar, gunung tinggi sampai kerikil kecil kadang bisa membuat saya
jatuh. Dan ketika saya kembali menatap cahaya tersebut, saya dapat kembali
bangkit. Saya terus berusaha agar dapat
meraihnya sebelum keberangkatan saya.

 

Kemudian bicara tentang keberangkatan,
hari ini saya mendapat kabar bahwa saya akan berangkat tanggal 24 Agustus 2007
jika tidak ada halangan. Saat ini saya masih mempersiapkan segala sesuatu dan
saya haya berharap yang terbaik setelah sampai di sana.

 

Saat ini saya masih berharap saya dapat
melihat mereka memegang lambang supremasi tertinggi salah satu kegiatan yang
pernah saya ikuti. ”Berharap” . Itulah kata yang saya gunakan. Mereka sudah
melakukan yang terbaik. Benar-benar baik dan luar biasa. Besok adalah hari
terakhir dan besok juga merupakan hari di mana semua tahu siapa yang akan
mengangkat lambang supremasi tersebut. Saya berharap kitalah yang dapat
mengangkatnya…

”Hope is a very dangerous thing to lost”

TO BE CONTINUED .
. .

My Life : Genesis “The Relieving Night”

June 15th, 2007 by zag89

Malam itu memang bukan seperti malam yang
biasanya. Beberapa hari menjelang pengambilan hasil UN. Cahaya tesebut masih
ada dan nampak ketika saya menjalankan kegiatan saya seperti biasanya. Dan
malam yang biasa itu sangat menyenangkan bagi saya. Tapi saya tak begitu yakin
apakah kesenangan saya sesuatu yang semu atau benar – benar nyata. Beberapa
hari ini, cahaya tersebut nampak lain dari biasanya. Lebih redup dari biasanya
padahal saat itu saya tidak terlalu jauh dari cahaya tersebut.

 

Memang beberapa minggu terakhir ini akan
menjadi minggu yang melelahkan. Beberapa minggu terakhir di Medan. Saya masih
belum tahu apakah dalam beberapa minggu tersebut saya dapat meraih cahaya tersebut. Tepatnya meraih KEMBALI
cahaya tersebut. Memang terdapat suatu kelegaan yang luar biasa setelah malam
itu. Malam tanpa disinari bulan dan dipadati bintang.

 

Tapi apakah
kelegaan saya hanya berupa imajinasi saya belaka ?
Apakah kelegaan
saya sengaja diberikan ?
Apakah cahaya tersebut hanya memberikan sinar palsu ?
Sinar unutk
membuat saya lega ?

Jujur saja saya tidak tahu. Yang saya tahu,
malam itu cahaya tersebut menyinari saya dengan sinar yang penuh harapan. Dan
unutk itulah saya kembali bersemangat menjalani hidup saya. Untuk itulah saya
akan memanfaatkan beberapa minggu terakhir saya di sini dengan sebaik-baiknya.
Saya akan terus mengawasi cahaya tersebut setiap hari. Itulah tekad saya selama
beberapa minggu terakhir saya. Saya akan menggapainya jika Tuhan mengizinkan.
Sekali lagi…

Itulah tekad saya !

 

”Mengapa berat
ungkapkan cinta padahal ia ada ?

                                                   Mengapa sulit mengaku cinta padahal ia terasa ?”

TO BE CONTINUED .
. .